Gambaran Umum Wisata Mancanegara Kota Batam Januari – Oktober 2019

Jumlah wisatawan mancanegara atau wisman yang berkunjung ke Kota Batam pada bulan Oktober 2019 mencapai 159.292 wisman secara kumulatif Januari – Oktober 2019. Jumlah kunjungan wisman ke Kota Batam mencapai 1.590.458 kunjungan atau naik 6,11 persen dibanding jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun sebelumnya yang berjumlah 1.498.808 wisman (YoY).

Wisman yang berkunjung ke Kota Batam pada bulan Januari – Oktober 2019 didominasi oleh wisman berkebangsaan Singapura dengan persentase sebesar 52,52 persen dan tercatat sebanyak 835.267 kunjungan dari total jumlah wisman pada Januari – Oktober 2019. Posisi kedua adalah wisman berkebangsaan Malaysia yang mencapai angka sebesar 173.478 kunjungan atau 10,91 persen dari total kunjungan ke Kota Batam selama Januari – Oktober 2019. Secara berturut-turut, jumlah kunjungan sepuluh terbanyak selain wisman berkebangsaan Singapura dan Malaysia adalah wisman berkebangsaan India, Cina, Filipina, Korea selatan, Vietnam, Jepang, Amerika Serikat, dan United Kingdom. Kontribusi dari wisman 10 negara terbanyak yang mengunjungi Kota Batam adalah sebanyak 80,57 persen dari total seluruh kunjungan wisman pada bulan Januari – Oktober 2019.

Gambaran Umum Penduduk Kota Batam 2019

Jumlah penduduk terbanyak di Kepri adalah Kota Batam, sekitar 62% penduduk Kepri tinggal di Batam. Jumlah penduduk di Kota Batam pada tahun 2018 mencapai 1.329.773 jiwa dan terus meningkat, Dalam 5 tahun terakhir, kecamatan dengan penduduk terbanyak adalah Kecamatan Sagulung dan kecamatan dengan penduduk paling sedikit adalah Kecamatan Bulang. Kemudian berdasarkan usia penduduk kota batam banyak berada pada usia produktif yaitu umur 25 – 39 tahun sekitar 32 % dan usia sekolah yaitu umur 5-14 tahun sekitar 20,7% .

Gambaran Umum Kota Batam 2019

Secara geografis Kota Batam mempunyai posisi yang strategis karena berada pada jalur pelayaran internasional, Bagian utara Kota Batam berbatasan dengan Singapura dan Malaysia, bagian selatan berbatasan dengan Kabupaten Lingga, bagian timur berbatasan dengan Kabupaten Bintan dan Kota Tanjungpinang dan bagian barat berbatasan dengan Kabupaten Karimun. Luas wilayah Kota Batam adalah 4.580 Km2, terdiri dari 23% yaitu 1.034 Km2 luas daratan dan 77% 3.545 Km2. Terdiri lebih dari 370 buah pulau, dimana beberapa diantaranya merupakan pulau kecil dan terdepan yang berbatasan dengan Negara Singapura dan Malaysia.

Pengesahan Revisi RPJMD Kota Batam Tahun 2016-2021 Tertunda

Setelah melalui proses yang cukup panjang, akhirnya rencana pengesahan Peraturan Daerah Kota Batam Nomor 8 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Batam Tahun 2016-2021 harus ditunda. Hal ini disebabkan dengan tidak terpenuhinya kuorum kehadiran anggota DPRD Kota Batam periode 2014-2019 pada Rapat Paripurna hari ini Rabu tanggal 28 Agustus 2019.

Setelah sempat diskors beberapa kali, namun pada akhirnya jumlah kehadiran anggota DPRD Kota Batam periode tahun 2014-2019 tetap tidak memenuhi kuorum sehingga pimpinan sidang terpaksa membatalkan pelaksanaan rapat paripurna untuk mendengarkan pandangan Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kota Batam Perubahan Perda Kota Batam Nomor 8 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Batam Tahun 2016-2021. Dengan demikian, maka pelaksanaan revisi RPJMD Kota Batam ini sangat bergantung dengan pembentukan kelengkapan DPRD Kota Batam baru yang akan dibentuk pasca pelantikan anggota DPRD Kota Batam periode tahun 2019-2024.

Jika tahun ini revisi Perda ini tidak dapat disahkan pada tahun 2019 ini, maka rencana revisi RPJMD Kota Batam Tahun 2016-2021 tidak dapat dilanjutkan kembali mengingat rencana pelaksanaannya efektif hanya 1 (satu) tahun. Perubahan Perda No. 8 Tahun 2016 ini sangat substantif mengingat harus dilakukan penyesuaian terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 serta berkaitan adanya perubahan beberapa kewenangan pemerintah kabupaten/kota yang bergeser ke pemerintah provinsi.

Dahlina : Perubahan Kegiatan Hanya melalui Mekanisme RKPD Perubahan

Hari Jum’at tanggal 2 Februari 2018, Bapelitbangda Kota Batam melakukan rapat koordinasi dan sinkronisasi kegiatan PIK Kelurahan Teluk Tering di Ruang Pimpinan Bapelibangda Kota Batam. Dalam rapat ini membahas khusus permasalahan rencana pelaksanaan kegiatan PIK di lingkungan Kelurahan Teluk Tering akibat terjadinya kesalahan dalam penginputan pada sistem e-planning. Rapat ini digagas untuk mencegah terjadinya permasalahan yang akan timbul dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. 
Read More

Musrenbang Kelurahan Tanjung Sengkuang

Kelurahan Tanjung Sengkuang pada tanggal 5 Februari 2018 menyelenggarakan kegiatan musrenbang tingkat kelurahan. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan penyusunan dokumen perencanaan tahun 2019. Camat Batu Ampar Bapak Tukijan membuka acara dengan resmi yang didampingi oleh Lurah Tanjung Sengkuang Bapak Yanuar Pribadi, S.Kom, perwakilan Bapelitbangda Kota Batam Bapak Muhammad Riagung Ridho, S.T., Kasubbid Penataan Ruang, Pertanahan dan Pengembangan Wilayah.
Read More

Pelatihan Teknis Sistem Evaluasi Perencanaan Pembangunan (SEPP)

Sistem Evaluasi Perencanaan Pembangunan (SEPP) adalah aplikasi yang digunakan untuk mempermudah unit Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menetapkan dan melaporkan berbagai capaian target kinerja dan anggaran yang telah disusun. Dengan adanya aplikasi ini  semua informasi terkait capaian kinerja dan anggaran OPD dapat terpantau secara mudah dan up-date. Aplikasi SEPP dibangun berdasarkan acuan Permendagri No. 54 Tahun 2010. Aplikasi ini dapat di akses di alamat web http://sepp.batam.go.id. Untuk informasi lanjut dapat menghubungi Sdri. Nurbaiti – Kasi. Analis Pemerintahan, Ekonomi dan Sosbud Bapelitbangda

Scroll Up